SENGGANG

Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak Tayang di Festival Film Perempuan Prancis

Laporan Anggi Widya Permani | Rabu, 14 Maret 2018 | 11:55 WIB
Ilustrasi. Foto: Istimewa
suarasurabaya.net - Film "Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak" mendapat kehormatan menjadi pembuka festival internasional film perempuan (Festival International de Films de Femmes de Creteil) 2018, yang berlangsung di Maison des Arts de Creteil, sekitar 20 kilometer tenggara Paris, Prancis, selama 9-18 Maret.

Film karya sutradara muda Mouly Surya yang dibintangi oleh Marsha Timothy (Marlina), membuka festival yang menayangkan sekitar 100 film dari seluruh dunia.

Menurut Surya Rosa Putra Atase Pendidikan KBRI Paris dalam siaran pers kedutaan, Rabu (14/3/2018), sekitar 1.000 penonton yang memadati bioskop utama tidak beranjak dari tempat duduk sepanjang pemutaran film dan menikmati adegan-adegan dalam film.

Dilansir Antara, acara pembukaan festival film itu juga menampilkan pertunjukan Tari Panyembrana oleh Ary Dean, Kadek Puspasari, Ni Luh Puspasari dan Putu Parret.

Festival International de Films de Femmes de Creteil pertama diselenggarakan tahun 1979 oleh perempuan Prancis, Jackie Buet dan Elisabeth Trehardt, seorang mantan guru dan pengurus Pusat Budaya di Prancis.

Semula festival ditujukan untuk membantu para sutradara perempuan yang baru dalam pembuatan dan penyebaran film pertama mereka di tengah kondisi perfilman yang didominasi oleh sutradara laki-laki.

Dalam perjalanannya, festival ini menjadi salah satu ikon representasi komitmen keikutsertaaan perempuan dalam pengembangan peradaban, terutama dalam aspek artistik, historik, politik maupun sosial.

Festival juga menjadi simbol perjuangan perempuan dalam perang melawan diskriminasi gender, ras, budaya dan starata sosial, terutama dalam perfilman.

Sebanyak 42 film ikut serta dalam kompetisi tahun ini. Film-film tersebut dikelompokkan dalam empat kategori, yakni film fiksi panjang, film dokumenter panjang, film fiksi pendek dan film fiksi khusus yang disutradarai oleh perempuan Eropa.

Selain memutar film-film kompetisi, festival juga menyelenggarakan serangkaian kegiatan seperti debat, pameran, lokakarya untuk para siswa, dan pemutaran film-film berkualitas tentang dari dan tentang perempuan. (ant/ang/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.
X
BACA LAINNYA