SENGGANG

Batuk-Batuk Bisa Bantu Atasi Serangan Jantung? Begini Kata Ahli

Laporan Ika Suryani Syarief | Rabu, 11 Juli 2018 | 07:38 WIB
Ilustrasi.
suarasurabaya.net - Mungkin ada dari Anda yang pernah mendengar bahwa membuat batuk diri seseorang bisa membantunya berhenti mengalami serangan jantung? Apakah langkah ini efektif dilakukan?

"Kadang-kadang, serangan jantung salah satu komplikasinya aritmia--gangguan irama jantung. Batuk bisa merangsang refleks detak jantung normal lagi. Tetapi keberhasilannya rendah," kata dr. Johan Winata, Sp.JP (K), FIHA Spesialis jantung dan pembuluh darah dari RSPI Puri Indah, di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Menurut Johan, saat Anda menyadari orang di dekat Anda terkena serangan jantung, sebaiknya bawa dia ke rumah sakit agar segera mendapatkan pertolongan pihak medis.

"Ada serangan langsung bawa ke rumah sakit. Lebih baik kita mengira ini penyakit jantung walau ternyata bukan. Sebaiknya cegah diri agar jangan sampai sakit jantung," ujar dia, seperti dilansir Antara.

Seseorang yang menderita serangan jantung umumnya mengalami gejala seperti bekeringat dingin, mual, muntah dan pucat.

"Kena serangan, nyeri dada 15 menit berhenti. Kurang dari tiga jam beri obat agar efeknya minimal, tidak menjadi gagal jantung, risiko kematian lebih rendah," tutur Johan. (ant/iss/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.