SENGGANG

Penderita Diabetes Dianjurkan Ketahui Batas Aman Mengkonsumsi Mangga

Laporan Agustina Suminar | Jumat, 13 Juli 2018 | 07:21 WIB
Ilustrasi. Foto: Antara
suarasurabaya.net - Di balik manfaat mangga mulai dari serat hingga vitamin, sebagian orang masih memperdebatkan soal kandungan kalori dan gulanya yang tinggi.

Inilah alasan ada larangan untuk mengonsumsi buah ini terutama bagi penderita diabetes.

Bolehkah penderita diabetes memakan mangga? Seberapa banyak batas amannya?

"Seorang pasien diabetes dapat makan setengah mangga setiap hari. Namun, mereka harus menghindari jus. Juga, harus menjaga jarak satu jam antara makan dan mengonsumsi mangga," ujar Dr Anil Bhoraskar, ahli diabetes dari, SL Raheja Hospital di India yang dilansir Antara.

Bhoraskar juga menyarankan pemeriksaan kadar gula darah setelah makan sepotong mangga. Jika kadar gula darah melebihi 25 persen, maka Anda tidak harus makan sisa mangga Anda.

"Setiap makanan memiliki respons yang berbeda-beda terhadap tubuh seseorang, sangat penting untuk mengetahui bahwa semua makanan berefek berbeda pada individu yang sama pada hari yang berbeda dan ini dikenal sebagai variasi antarpribadi. Konsumsi bahan makanan lain di samping mangga juga bisa memiliki efek yang bervariasi," kata dia.

Dr Rinki Kumari, kepala ahli diet di Fortis Hospital mengatakan, mangga kaya serat dan mengandung banyak antioksidan seperti zeaxanthin, quercetin, astragalin dan beta-karoten yang membantu meningkatkan kesehatan otak dan fungsi bersama dengan Vitamin B6.

Mangga juga mengandung enzim yang membantu pemecahan dan pencernaan protein, serta serat yang menjaga fungsi pencernaan bekerja secara efisien.

Jika penderita diabetes perlu menikmati buah yang lezat ini, penting untuk mempertimbangkan keseimbangan yang layak dengan asupan makanan lainnya, demikian seperti dilansir Indian Express.(ant/tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.