SENGGANG

Parade Komposer Muda Jawa Timur, Tampilkan 4 Komposer

Laporan J. Totok Sumarno | Senin, 13 Agustus 2018 | 16:42 WIB
Ilustrasi
suarasurabaya.net - Sedikitnya 4 komposer muda dari Jawa Timur, dengan latar belakang masing-masing yang berbeda, Senin (13/8/2018) dijadwalkan bakal tampil pada pementasan karya dalam tajuk: Parade Komposer Muda Jawa Timur.

Ke 4 komposer tersebut, masing-masing Ali Gardi dari Situbondo, Lipiyanto dari Jember, Oky Dwi C dari Bojonegoro dan Panji Nada Kreasi dari Kediri. Masing-masing komposer akan menampilkan karyanya di Gedung Cak Durasim TBJ.

"Ke 4 komposer muda dari beberapa kota tersebut, masing-masing dari Situbondo, Jember, Bojonegoro dan Kediri memang punya latar belakang berbeda, dan dijadwalkan akan memainkan komposisi karya masing-masing," terang Nasar Albatiti Komite Musik Dewan Kesenian Jawa Timur (DKJT).

Nasar menambahkan selain sebagai ajang untuk menampilkan karya para komposer muda, pentas Parade Komposer Muda Jawa Timur diharapkan juga menjadi sarana bagi masyarakat serta penggemar musik mengapresiasi karya.

"Harapan kami, pentas Parade Komposer Muda Jawa Timur ini menjadi sarana bagi seniman muda khususnya para komposer di Jawa Timur untuk menampilkan karya-karyanya. Sekaligus menjadi ajang bagi masyarakat menikmati karya komposer muda dan mengapresiasinya," tambah Nasar.

Menurut Nasar ke 4 komposer muda tersebut masing-masing punya kekuatan lokal pad akarya-karyanya, sehingga memberikan sentuhan berbeda pada masing-masing karya yang bakal mereka tampilkan.

Kekuatan lokal, maksud Nasar adalah latar belakang budaya serta kedaerahan para komposer masing-masing. "Mereka ini punya kekuatan pada masing-masing elemen lokal daerahnya. Ini yang menarik, dan itu ditampilkan pada pementasan Senin (13/8/2018) malam," pungkas Nasar.

Sementara itu untuk dapat menyaksikan sekaligus mengapresiasi karya-karya para komposer muda Jawa Timur dalam pementasan Parade Komposer Muda Jawa Timur, masyarakat bisa langsung menuju Gedung Cak Durasim di kompleks Taman Budaya Jawa Timur Jl. Gentengkali, Surabaya.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.