SENGGANG

Adu Nyali Dikaki Merapi, Waaoow!!

Laporan J. Totok Sumarno | Sabtu, 22 September 2018 | 19:48 WIB
Beradu nyali di Kali Kuning kaki Gunung Merapi. Jeep berkelok-kelok lalu dihempas air dingin. Menantang... Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Sesekali teriakan gembira memecah suara gas keras jeep atau mobil-mobil khusus berpenggerak 4 roda yang melintas di beberapa kubangan air di kawasan sepanjang Kali Kuning.

Tiap kali jeep masuk kedalam kubangan air dan bersamaan itu air pun muncrat keatas mengenai para pengendara jeep, maka teriakan itu terdengar: Lagiiiii!!! Lagiiiii!!! Lagiiiiii!!.

Yaa mereka adalah para wisatawan yang sedang beradu nyali diguncang-guncang kendaraan four wheel drive yang membawa mereka menyusuri Kali Kuning. Setelah sebelumnya mencecap udara Gunung Merapi dengan berbagai keindahannya.

Kali Kuning merupakan satu dari beberapa sungai yang berada di kaki Gunung Merapi. Setelah erupsi, kawasan Kali Kuning menjadi wahana wisata offroad yang menantang wisatawan beradu nyali di kaki Gunung Merapi.

Saat erupsi Merapi, tahun 2010 lalu, Kali Kuning dilalui material vulkanik Gunung Merapi. Bahkan kala itu jembatan diatas Kali Kuning rontok diterjang luapan material vulkanik yang disemburkan Gunung Merapi.


Di atas lahan berkerikil ditambah kubangan-kubangan air, menjadikan offroad singkat di Kali Kuning, Merapi Yogjakarta, menantang. Foto: Totok suarasurabaya.net

"Biasanya setelah menikmati perjalanan melihat Merapi dan bekas erupsi dari dekat dengan tour jeep, wisatawan mau mencoba offroad di Kali Kuning. Biasanya anak-anak muda dan keluarga," terang Doni driver jeep Merapi Tour.

Meskipun hanya mengitari kawasan Kali Kuning yang di beberapa titik terdapat genangan atau tepatnya kubangan air dengan kedalaman tidak lebih dari 1 meter, wisatawan yang menjajal wahana tersebut konon terpuaskan meski harus berbasah kuyub dihempas air.

Jeep dengan kecepatan penuh membawa wisatawan melintasi jalanan berkerikil hitam kemudian berbelok tajam lalu menceburkan diri kedalam kubangan air di Kali Kuning itu.

Penumpang diminta tetap berpegangan dan menjaga keseimbangan agar tidak sampai terjungkal atau terantuk besi kendaraan saat sopir jeep memacu kecepatan di kelokan-kelokan buatan di sepanjang Kali Kuning.

"Kami sebelumnya memang memberitahukan kepada peserta wisata di wahana Kali Kuning untuk berhati-hati dan tetap waspada serta menjaga keseimbangan saat kendaraan mulai dipacu. Tapi setelah beberapa putaran, justru mereka minta diulang lagi," tambah Doni dengan senyum.

Sore itu, setelah puas menyusuri kawasan Gunung Merapi dan melihat dari dekat sisa-sisa kehidupan akibat erupsi Gunung Merapi tahun 2010 lalu, Siska bersama rombongan dari Jakarta ingin mengadu nyali bersama kawan-kawannya di arena Kali Kuning.

Dari lokasi parkir Tlogo Putri, beberapa jeep yang dinaiki rombongan Siska bersama kawan-kawannya langsung menuju area Kalikuning. Sesampainya, di Kali Kuning peeserta berkumpul untuk sejenak berdoa demi keselamatan bersama.

Suara raungan mesin-mesin jeep mulai terdengar menandakan bahwa adu nyali mencicipi kelokan dan kubangan air di Kali Kuning petang itu bakal segera mulai. Siska yang duduk disebelah sopir deg-degan menunggu jeep dipacu.

Tak lama berselang, satu di antara operator tour memberikan aba-aba, dan jeep yang ditumpangi Siska yang posisinya paling depan langsung menyentak keras maju bergerak. Jalan kerikil dan basah langsung dilindas jeep.

Di kelokan pertama jeep langsung disambut kubangan air. Hempasan air langsung masuk mengenai seluruh badan jeep, termasuk penumpang di dalamnya. Siska hanya bisa berteriak sesaat air sudah menyapu basah seluruh pakaiannya.


Seseruan bersama kawan di kaki Gunung Merapi. Foto: Totok suarasurabaya.net

Bukannya mengurangi kecepatan, sopi jeep justru makin menginjak pedal gas dalam-dalam dan kendaraan yang ditumpangi Siska meluncur menuju kelokan selanjutnya.

Di belakang jeep yang dikendarai Siska bukannya rasa takut yang terlihat, pada jeep-jeep itu justru penumpangnya bersorak gembira sesaat setelah jeep masuk kubangan air, seiring dengan hempasan air mengenai seluruh bagian tubuh penumpangnya. Hoorrreeeee!!!!!

Lalu teriakan: Lagiii!!! Lagii!!! Lagiiii!!! terdengar. Seperti sebuah perintah masing-masing pengemudi jeep kembali memacu kendaraannya membawa penumpangnya menikmati kubangan air di kelokan selanjutnya.

Tiap kali masuk kubangan disusul hempasan air kebagian jeep, teriakan semakin keras tedengar. Kegembiraan petang itu betul-betul sebuah pengalaman baru yang menyenangkan bagi Siska dan kawan-kawannya.

"Aku pasti akan coba lagi dan nanti ajak kawan-kawan lain. Setelah tadi berguncang-guncang menyusuri Gunung Merapi, di Kali Kuning kami mandi dengan air alam. Menyenangkan sekali, meskipun tadi deg-degan juga. Asssiiiikkk" kata Siska.

Adu nyali di arena Kali Kuning mudah ditemukan di lokasi parkiran jeep tour Gunung Merapi, Yogjakarta. Biasanya kepada para wisatawan, paket lanjutan setelah menyusuri Gunung Merapi ditawarkan sekaligus di awal perjalanan.(tok/iss)
Editor: Ika Suryani Syarief



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.