SENGGANG

100 Lebih Pelukis Indonesia Pamer Karya di PSLI 2018

Laporan J. Totok Sumarno | Kamis, 11 Oktober 2018 | 13:12 WIB
M. Anis (bertopi putih) sedang melihat satu diantara lukisan. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2018 sebagai agenda pameran sekaligus bursa seni lukis terbesar di Indonesia, tahun ini dijadwalkan bakal dihadiri lebih dari 100 pelukis yang berasal dari sejumlah kota di Indonesia.

"Tepatnya 140 pelukis yang memastikan diri untuk hadir di perhelatan PSLI 2018 nanti. Tentunya mereka akan menampilkan karya-karya terbaik mereka di arena Jatim Expo Internasional di Surabaya," terang M. Anis Direktur PSLI.

Dengan tampilnya 140 pelukis dari sejumlah kota di Indonesia tersebut, lanjut Anis dipastikan akan tampil berbagai jenis serta genre dan obyek lukisan yang satu dan lainnya berbeda.

Tentunya hal ini menjadi kesempatan langka bagi pecinta seni rupa sekaligus para kolektor lukisan yang hadir. "Akan ada berbagai jenis serta aliran lukisan yang bakal tampil di arena PSLI," kata Anis.

Sementara itu, ditambahkan Anis, di arena PSLI 2018 nantinya juga akan digelar beberapa kegiatan lainnya untuk menyemarakkan perhelatan yang sudah tercatat sebagai bagian dari 100 perhelatan Wonderful Indonesia tersebut.

PSLI 2018 sendiri dijadwalkan akan dibuka pada Jumat (12/10/2018) dengan menghadirkan Soekarwo Gubernur Jawa Timur yang akan menyampaikan orasi budaya dan pembangunan menandai pembukaan PSLI 2018.

Sederet kegiatan lainnya seperti seminar dan diskusi seni rupa, melukis bersama dan pementasan sejumlah penyair nasional juga menjadi agenda kegiatan penyemarak PSLI 2018 yang dijadwalkan berakhir Minggu (21/10/2018).

Yang pasti, lanjut Anis, pada PSLI 2018 ini seperti pada penyelenggaraan PSLI sebelumnya, masyarakat pengunjung, kolektor dan pecinta seni akan bertemu langsung dengan seniman lukis diarena PSLI.

"Ini yang terpenting dan menarik, karena masyarakat bisa langsung bertemu dengan para pelukis di arena PSLI. Tanpa perantara, juga termasuk ketika masyarakat ingin membeli lukisan bisa langsung bertemu pelukisnya," pungkas Anis, Kamis (11/10/2018).(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.