SENGGANG

Pakde Karwo: PSLI Adalah Silaturahmi Kebudayaan

Laporan J. Totok Sumarno | Jumat, 12 Oktober 2018 | 21:14 WIB
Soekarwo atau biasa disapa Pakde Karwo Gubernur Jawa Timur menorehkan cat lukis diatas kanvas menandai pembukaan PSLI 2018. Foto: Totok suarasurabaya.net
suarasurabaya.net - Pakde Karwo sapaan Soekarwo Gubernur Jawa Timur mengingatkan bahwa Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) merupakan silaturahmi kebudayaan yang dibutuhkan masyarakat dalam rangka mempererat kerukunan dan kebersamaan.

"Saat ini masyarakat sedang mengalami sebuah fase dimana mereka saling menjauh dan terpisahkan oleh karena perbedaan pendapat, pandangan maupun dukungan. Kehadiran PSLI adalah oase menyejukkan. PSLI adalah silaturahmi kebudayaan," terang Pakde Karwo.

Silaturahmi kebudayaan, lanjut Pakde menjadikan masyarakat yang beragam, berbeda dengan berbagai latar belakangnya menjadi tersenyum, tertawa serta bersama-sama oleh kebudayaan. Inilah yang saat ini dibutuhkan masyarakat luas.

"Kebudayaan menjadikan manusia menjadi lebih beradab, lebih manusiawi untuk menghadapi berbagai persoalan. Dan oleh karenannya apa yang dilakukan para seniman melalui PSLI ini layak diacungi jempol. Layak diapresiasi," tambah Pakde Karwo.

PSLI hendaknya tidak sekedar acara budaya, yang memamerkan lukisan dan karya-karya snei rupa lainnya. "Lebih dari itu. Disini masyarakat bertemu. Seniman menjadi penghubung melalui karya-karyanya. Karena itu PSLI adalah sarana mempersatukan masyarakat luas," tambah Pakde Karwo.

Pakde Karwo juga mengingatkan bahwa negeri ini sangatlah luas dan terdiri dari beragam manusia, dan oleh karenanya silaturahmi selalu dibutuhkan. "Silaturahmi itu diperlukan, dibutuhkan oleh siapa saja. Ini penting karena negeri ini sangat luas, dan terdiri dari beragam masyarakat," tegas Pakde Karwo.

Di bagian akhir orasinya, Pakde Karwo berharap kegiatan PSLI menjadi kegiatan yang terus digelar setiap tahun dan menjadi ajang silaturahmi masyarakat termasuk para seniman.

Pakde Karwo membuka Pasar Seni Lukis Indonesia (PSLI) 2018 di JX International, Surabaya, Jumat (12/10/2018), yang dijadwalkan digelar sampai 21 Oktober 2018 mendatang. Lebih dari 100 pelukis dari sejumlah kota di Indonesia memamerkan karyanya.(tok/ipg)
Editor: Iping Supingah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.