SENGGANG
Review Film

Ford v Ferrari; Balapan yang Hangat

Laporan M. Hamim Arifin | Selasa, 19 November 2019 | 13:07 WIB
Christian Bale dan Matt Damon dalam film Ford v Ferrari. Foto: imdb
suarasurabaya.net - Tak usah menyukai otomotif untuk mencintai film Ford v Ferrari. Film ini bukan sekadar bising mesin, balapan yang menegangkan dan sorakan kemenangan. Lebih dari itu, Ford v Ferrari menyajikan passion, persahabatan yang hangat dan usaha yang berat.

Film ini bersetting 1965-1966, saat perusahaan mobil Ford ingin meningkatkan penjualannya dengan cara mengikuti balapan di Le Mans. Balapan 24 jam nonstop tersebut tak hanya membutuhkan mobil cepat, tapi juga pebalap sejati.

Ford sadar betul kapasitasny. Ford tidak pernah mengikuti balapan Le Mans sebelumnya. Tidak punya mobil balap dan orang-orang dengan pengalaman balap di perusahaannya. Apalagi yang harus mereka hadapi adalah monster di Le Mans; Ferrari.

Henry Ford II bersama timnya lalu merekrut Carroll Shelby, juara Le Mans tahun 1959 yang sudah pensiun dan saat itu punya perusahaan mobil sendiri. Shelby juga dikenal sebagai perakit mobil yang diikutkan ke kompetisi balapan bergengsi di Amerika.


Tapi seperti dikatakan di atas, sebagai mantan pebalap, Shelby sadar bahwa Ford tak hanya butuh mobil yang super cepat untuk mengalahkan Ferrari. Tetapi juga pebalap sejati di belakang kemudi. Maka dia meminta sahabatnya yang juga pebalap untuk mengendarai mobil ini; Ken Miles. Bersama, mereka merakit mobil untuk mengalahkan Ferarri.

Film ini berdasar kisah nyata, berdasar balapan di Le Mans tahun 1966. Semua orang bisa mengetahui kisah dan hasil akhirnya di artikel online atau wikipedia. Tapi saat Anda sudah duduk di kursi bioskop, informasi-informasi yang tadi Anda baca tak lagi penting.

James Mangold, sang sutradara, tak memberi Anda jeda untuk berpikir ke mana alur cerita Ford v Ferrari bergerak. Anda dipaksa fokus dengan nikmat mengikuti jalinan cerita yang ditulis Jez Butterworth, John-Henry Butterworth, dan Jason Keller.

James tak hanya memberi pengalaman visual menegangkan yang detail di arena balap Le Mans, tapi juga memberi emosional dalam hubungan persahabatan Ken Miles dan Carroll Shelby yang diperankan Christian Bale dan Matt Damon.

James pernah melakukan drama mendalam seperti ini di Logan (2017), saat Wolverine menjaga Prof Xavier dan melindungi Laura. Sama seperti Ken dan Shelby. Mereka tak hanya kompak di hanggar saat bicara mobil, tapi juga melawan perusahaan Ford yang kurang kooperatif.

Saat Anda sudah jengkel dengan usaha Ford yang selalu diselimuti tipu muslihat orang-orang di dalamnya, Mollie Miles (Caitriona Balfe), istri Ken muncul memberi kehangatan yang dibutuhkan. Ada satu adegan Mollie dan Ken yang sangat romantis dan membuat haru.

Pujian tentu juga harus disematkan pada jajaran castnya yang solid. Dari dua pemeran utamanya, Bale dan Damon yang bermain total, juga pada para pendukungnya sampai Noah Jupe yang berperan sebagai Peter Miles, anak Ken.

Ford v Ferarri produksi Chernin Entertainment, TSG Entertainment, dan 20th Century Fox ini sedang tayang di bioskop Indonesia sejak 15 November lalu.(ham/tin/rst)
Editor: Restu Indah



Komentar Anda
Komentar 0
loading...

 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.